Go-Pena Baner

Saturday, 21 February, 2026

Rachmat Gobel Ajak BEM UNG : Pemuda Harus Jadi Motor Perubahan Gorontalo

Responsive image
Anggota DPR RI Rachmat Gobel menerima kunjungan BEM UNG, Selasa (23/09/2025)

Jakarta – Anggota DPR RI Dapil Gorontalo, DR. H. Rachmat Gobel, menerima kunjungan silaturahmi dari Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (BEM UNG) pada Selasa kemarin, 23 September 2023.

Dalam pertemuan tersebut, Gobel didampingi oleh Staf Khususnya, Nasihin Massa, yang dikenal sebagai mantan wartawan senior.

Dari pihak mahasiswa hadir sejumlah tokoh muda, di antaranya Jikran Kasadi (Sekretaris Jenderal BEM UNG), Farshah Paputungan (Menteri Luar Kampus BEM UNG), serta penggerak komunitas Ruang Anak Muda Connection yaitu Alfian K. Hamzah, S.H., M.H. selaku Founder dan Imtaq Irsanto Moha, S.H. sebagai Ketua.

Dalam dialog hangat tersebut, Rachmat Gobel menekankan pentingnya mahasiswa membangun kritisisme yang kontributif terhadap isu-isu sosial dan politik, khususnya di tingkat lokal.

“Mahasiswa Gorontalo harus berperan aktif dalam membangun daerahnya. Jangan hanya terfokus pada isu nasional, tetapi mari jadikan Gorontalo sebagai prioritas agar semakin maju,” tegas Gobel.

Ia juga mendorong mahasiswa untuk meningkatkan kapasitas diri, baik di bidang akademik maupun penguasaan bahasa asing, agar mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional. Menurutnya, kesempatan beasiswa kini semakin terbuka lebar dari pemerintah.

“Ingat, ijazah itu hanya selembar kertas. Yang paling utama adalah kapasitas pengetahuan, keterampilan, serta karakter yang dimiliki,” tambah Gobel.

Sementara itu, Farshah Paputungan menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian perjuangan mahasiswa dalam menyampaikan aspirasi ke pemerintah pusat.

“Kami menjadikan pertemuan ini sebagai momentum silaturahmi sekaligus memastikan suara pemuda Gorontalo benar-benar sampai, khususnya melalui peran Bapak Rachmat Gobel sebagai wakil rakyat,” ujarnya.

Diskusi yang berlangsung intens membahas isu-isu kepemudaan dan kemahasiswaan, dengan penekanan agar gerakan pemuda Gorontalo lebih progresif, tidak sekadar berhenti pada aksi atau wacana, tetapi mampu menyatu dengan kebijakan nyata yang memberi manfaat luas bagi masyarakat.

Pertemuan tersebut melahirkan satu kesepahaman penting: gerakan membangun Gorontalo harus dilaksanakan secara kolektif dan bersinergi. Dengan kolaborasi semua elemen, energi pemuda dapat diolah menjadi kontribusi konkret bagi kemajuan daerah.

“Sinergi adalah kunci. Dengan gerakan bersama, aspirasi tidak hanya didengar, tetapi benar-benar diperjuangkan demi menghadirkan Gorontalo yang lebih maju, berdaya saing, dan bermartabat,” pungkas Farshah. (*)


Share