GORONTALO - Kepolisian Resor Gorontalo Kota (Polresta) menggelar Apel Pagi yang dirangkaikan dengan Doa Bersama Lintas Agama sebagai wujud keprihatinan dan empati mendalam atas bencana gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur. Kegiatan berlangsung Rabu (19/8/2026).
Kegiatan ini tidak hanya menjadi wujud solidaritas kemanusiaan, tetapi juga memperkuat persatuan dan kerukunan antarumat beragama di lingkungan Polresta Gorontalo Kota. Mengusung misi kemanusiaan, kegiatan ini menunjukkan kebersamaan jajaran kepolisian bersama para tokoh agama dalam mendoakan para korban bencana.
Personil Polresta Gorontalo Kota bersama lima tokoh agama memanjatkan doa bagi para korban yang meninggal dunia agar mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, sekaligus mendoakan kekuatan, ketabahan, dan pemulihan bagi korban yang selamat beserta keluarga.
Selain doa bersama, selutuh jajaran Polresta Gorontalo Kota juga mengumpulkan donasi untuk korban gempa di NTT.
"Nantinya setelah terkumpul donasi ini akan diserahkan ke Polda Gorontalo untuk disalurkan ke saudara-saudara yang ada di NTTK", ujar Kabag Ops, Kompol Ondang Zakaria saat diwawancarai Rabu, (19/8/2026).
Kegiatan ini juga menjadi momen untuk memperkokoh ikatan persatuan dan kerukunan antarumat beragama di Gorontalo. Suasana terasa khusyuk saat doa dipanjatkan secara bergantian oleh para pemuka agama yang mewakili berbagai keyakinan. Kehadiran para tokoh agama mencerminkan tingginya nilai toleransi dalam mendoakan kebaikan bagi sesama.
Kegiatan diikuti dengan penuh khidmat oleh jajaran Pejabat Utama, para Kapolsek jajaran, Perwira, Bintara, hingga Aparatur Sipil Negara di lingkungan Polresta. Selanjutnya dilakukan penggalangan dana kepada seluruh personel yang nantinya akan disalurkan melalui Polda Gorontalo untuk dikirimkan ke NTT.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, aman, dan khidmat hingga berakhir pukul 07.30 WITA. Melalui kegiatan ini, Polresta Gorontalo Kota berharap duka yang dirasakan saudara-saudara di NTT dapat sedikit terobati dengan untaian doa dan dukungan moral dari bumi Serambi Madinah. (Fajri)