GORONTALO, Go-Pena.id – Pemerintah Provinsi Gorontalo memperkuat upaya pencegahan HIV-AIDS melalui edukasi kesehatan di kalangan pelajar. Kegiatan yang berlangsung di SMA Negeri 1 Tibawa, Kabupaten Gorontalo, Senin (19/10/2026), ini melibatkan siswa, guru, dan tenaga kependidikan.
Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, turut hadir dalam kegiatan tersebut, didampingi Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa.
Edukasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman peserta mengenai HIV-AIDS, mulai dari informasi dasar, cara penularan, hingga langkah-langkah pencegahan yang perlu diketahui sejak usia remaja.
Kepala Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa, menegaskan bahwa remaja perlu mendapatkan informasi yang benar dan mudah dipahami agar mampu menjaga kesehatan diri serta menghindari kesalahpahaman mengenai HIV-AIDS.
“Edukasi HIV-AIDS sangat penting diberikan sejak dini agar remaja memahami cara penularan dan pencegahannya secara benar. Dengan pengetahuan yang memadai, mereka diharapkan mampu mengambil keputusan yang bertanggung jawab, menjaga kesehatan diri, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang keliru,” ujar Anang.
Selain meningkatkan pengetahuan tentang pencegahan, edukasi tersebut juga menekankan pentingnya menghilangkan stigma dan diskriminasi terhadap orang yang hidup dengan HIV.
Anang menjelaskan, HIV tidak menular melalui interaksi sosial sehari-hari, seperti bersalaman, belajar bersama, maupun beraktivitas bersama di lingkungan sekolah.
Pemahaman yang benar mengenai cara penularan HIV dinilai penting untuk membangun lingkungan pendidikan yang aman dan inklusif, sekaligus mendorong pelajar agar tidak memberikan perlakuan diskriminatif terhadap orang yang hidup dengan HIV.
Menurutnya, sekolah memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi kesehatan kepada generasi muda. Karena itu, keterlibatan guru dan tenaga kependidikan diperlukan untuk mendukung penyebaran informasi yang akurat serta membangun kesadaran pelajar mengenai pentingnya menjaga kesehatan.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Gorontalo, Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo.
Kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan edukasi kesehatan di lingkungan pendidikan. Melalui kerja sama ini, Pemerintah Provinsi Gorontalo berharap pemahaman generasi muda mengenai HIV-AIDS semakin meningkat, disertai tumbuhnya kepedulian dan sikap saling menghormati tanpa stigma maupun diskriminasi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo, Sudarman Samad, serta Staf Khusus Gubernur, Ramlah Habibie.(*)