Go-Pena Baner

Wednesday, 21 October, 2026

Jelajahi Benteng Otanaha hingga Kampus UNG, HMJ Sejarah Ajak Siswa SMAN 7 Gorut Belajar di Luar Kelas

Responsive image
Kegiatan HMJ Sejarah bersama dengan SMA N 7 Gorontalo Utara.

GORONTALO – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Sejarah Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) mengajak 65 siswa kelas XI SMA Negeri 7 Gorontalo Utara (Gorut) mengenal sejarah dan dunia perguruan tinggi melalui kegiatan tur mini kampus.

Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran di luar kelas untuk memperluas wawasan siswa tentang sejarah sekaligus memperkenalkan lingkungan akademik di perguruan tinggi.

Rangkaian kegiatan diawali dengan kunjungan ke Benteng Otanaha, salah satu situs bersejarah di Gorontalo. Para siswa kemudian melanjutkan perjalanan ke Fakultas Ilmu Sosial dan lingkungan kampus UNG untuk mengenal lebih dekat kehidupan perkuliahan.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 7 Gorontalo Utara, Yeyen Apriani Katili, mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya memberikan pengalaman belajar yang lebih luas kepada siswa, khususnya dalam mata pelajaran sejarah.

Menurutnya, proses pembelajaran tidak harus selalu berlangsung di dalam ruang kelas. Kunjungan langsung ke tempat bersejarah dan lingkungan perguruan tinggi dapat memberikan pengalaman nyata yang memperkaya pemahaman siswa.

Ia pun mengapresiasi inisiatif mahasiswa HMJ Sejarah FIS UNG yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut. Melalui tur mini kampus, para siswa berkesempatan mengenal lebih dekat sejarah daerah sekaligus memperoleh gambaran mengenai dunia perkuliahan.

“Kami berharap anak-anak memiliki wawasan yang lebih luas. Pembelajaran tidak hanya berfokus di sekolah, tetapi juga bisa dilakukan di luar lingkungan sekolah. Pengalaman ini nantinya akan berguna bagi mereka,” ujar Yeyen.

Yeyen juga berharap pengalaman tersebut dapat menumbuhkan motivasi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, khususnya di Universitas Negeri Gorontalo.

Antusiasme serupa dirasakan Caca, salah satu siswa SMAN 7 Gorontalo Utara. Ia mengaku senang dapat mengikuti rangkaian kunjungan yang memberinya kesempatan mempelajari sejarah Gorontalo dari sudut pandang yang berbeda.

Menurut Caca, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk mendapatkan pengetahuan baru yang mungkin belum diperoleh melalui pembelajaran di sekolah.

Ia juga menilai bahwa peninggalan sejarah perlu dijaga sebagai bagian dari warisan generasi terdahulu yang memiliki nilai penting bagi generasi masa kini dan mendatang.

“Harapan saya, kegiatan ini bisa menambah ilmu dan pengetahuan saya. Mungkin ada pelajaran yang belum diajarkan di sekolah, tetapi bisa saya dapatkan di sini. Semoga kita bisa menjaga sejarah yang ditinggalkan oleh orang-orang terdahulu,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, HMJ Sejarah FIS UNG turut menghadirkan ruang belajar alternatif bagi siswa sekolah menengah untuk memahami sejarah secara lebih dekat sekaligus mengenal lingkungan perguruan tinggi.

Tur mini kampus tersebut diharapkan dapat memperkaya pengalaman belajar siswa, menumbuhkan kepedulian terhadap pelestarian warisan sejarah daerah, serta mendorong semangat generasi muda untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. (*)


Share