GORONTALO, Kominfotik – Lima hari menjelang pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII yang akan berlangsung pada 20–25 Juni 2026 di Kabupaten Gorontalo, tingkat hunian hotel di Provinsi Gorontalo terus meningkat. Berdasarkan data Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Parekrafpora) Provinsi Gorontalo, sebanyak 1.305 kamar dari total 1.530 kamar yang tersedia di 50 hotel telah terisi atau mencapai 85 persen.
Tingginya tingkat pemesanan kamar menunjukkan antusiasme peserta dari berbagai daerah untuk mengikuti ajang nasional yang mempertemukan petani dan nelayan se-Indonesia tersebut.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Parekrafpora Provinsi Gorontalo, Romi Moge, mengungkapkan bahwa sejumlah hotel berbintang bahkan telah mencapai tingkat keterisian 100 persen.
“Tiga hotel berbintang yaitu Grand Q, Yulia, dan Amaris sudah penuh dengan total kapasitas 317 kamar. Sementara dua hotel berbintang lainnya, Aston dan Fox Hotel, telah terisi 257 kamar dari total 276 kamar atau mencapai 93 persen,” ujar Romi Moge, Senin (15/6/2026).
Selain hotel dan penginapan, panitia pelaksana juga menyiapkan alternatif akomodasi berupa homestay untuk mengakomodasi kebutuhan peserta. Pemerintah Kabupaten Gorontalo telah menyiapkan 1.037 rumah warga yang akan difungsikan sebagai homestay.
Homestay tersebut tersebar di 11 desa dan kelurahan di Kecamatan Limboto dan Telaga Biru yang menjadi kawasan penyangga utama pelaksanaan PENAS XVII.
Menurut Romi, panitia terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan tingkat hunian hotel dalam beberapa hari ke depan. Data keterisian kamar akan diperbarui secara berkala untuk memudahkan kontingen dari berbagai daerah dalam menentukan pilihan akomodasi selama berada di Gorontalo.
Pelaksanaan PENAS XVII diharapkan tidak hanya menjadi ajang pertukaran pengetahuan dan teknologi bagi petani serta nelayan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian daerah melalui meningkatnya kunjungan peserta dan tamu dari seluruh Indonesia.(*)