Rumah milik Yusran Yusuf di Jalan Awara Karya, Kelurahan Liluwo, Kecamatan Kota Tengah, terbakar pada Senin (15/6/2026). Peristiwa ini menimpa dua kepala keluarga yang beranggotakan lima orang, dan menghanguskan seluruh isi rumah.
Saat kebakaran terjadi, tidak ada penghuni yang berada di dalam rumah. Yusran Yusuf saat itu sedang berada di tempat kerja. Ia baru mengetahui rumahnya terbakar setelah diberi tahu oleh anak-anak di sekitar lokasi.
“Tidak ada orang di rumah. Saya kan cuma di pangkalan. Cuma anak-anak yang kasih tahu, mereka bilang rumah saya terbakar. Saya langsung lari menuju tempat itu,” ujar Yusran saat diwawancarai.
Ia menjelaskan bahwa sebelum meninggalkan rumah, ia sudah memastikan semua peralatan berpotensi menimbulkan bahaya dalam keadaan aman. Kompor, peralatan listrik seperti radio, dan perangkat lain sudah dimatikan semuanya. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran belum diketahui.
“Pas pergi saya sudah matikan kompor semua. Peralatan lain juga tidak ada yang dibiarkan menyala. Kalau soal penyebabnya, saya juga belum tahu persis apa yang memicu api itu,” katanya.
Akibat kebakaran tersebut, seluruh harta benda dan perabotan di dalam rumah habis dilalap api. Tidak ada satu pun barang yang terselamatkan; Yusran dan keluarganya hanya menyisakan pakaian yang sedang dikenakan saat itu. Kerugian yang diderita diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
“Barang-barang habis semua, tidak ada yang tersisa, rata dengan tanah. Kami hanya punya baju yang menempel di badan saja. Kerugiannya mungkin mencapai ratusan juta rupiah,” ungkapnya.
Saat ini, Yusran dan keluarga hanya bisa berharap mendapatkan bantuan untuk memulihkan kondisi hidup mereka. Namun, ia mengaku belum mengetahui dari mana dan kapan bantuan itu bisa didapatkan.