GORONTALO – Modernisasi fasilitas dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan menjadi perhatian Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, dalam mendorong pemenuhan hak dasar masyarakat.
Komitmen tersebut mengemuka saat Adhan bertemu dengan dokter senior Gorontalo, dr. Ziad Ahmad, di bandara dalam perjalanan menuju Jakarta. Pertemuan itu dimanfaatkan keduanya untuk bertukar pandangan mengenai perkembangan Kota Gorontalo, termasuk upaya pembenahan sektor kesehatan.
Salah satu hal yang menjadi pembahasan adalah modernisasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prof. Dr. H. Aloei Saboe (RSAS), yang selama ini menjadi salah satu fasilitas pelayanan kesehatan utama bagi masyarakat Gorontalo, bahkan warga dari daerah tetangga.
Bagi Adhan, modernisasi rumah sakit tidak sekadar berkaitan dengan pembangunan gedung atau penambahan peralatan medis berteknologi tinggi. Lebih dari itu, pembenahan harus berorientasi pada peningkatan mutu pelayanan agar masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang lebih baik.
Menurutnya, kesehatan merupakan hak dasar masyarakat yang harus dipenuhi pemerintah. Karena itu, ketersediaan fasilitas yang memadai, dukungan teknologi modern, serta tenaga kesehatan yang profesional menjadi bagian penting dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang optimal.
Modernisasi RSAS diharapkan menjadi salah satu langkah untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang terus berkembang. Melalui pembenahan yang terarah, rumah sakit tersebut diharapkan mampu memberikan pelayanan yang lebih efektif, nyaman, dan sesuai dengan kebutuhan pasien.
Pertemuan dengan dr. Ziad Ahmad juga menjadi ruang pertukaran gagasan dari perspektif praktisi medis. Pengalaman dan pandangan dokter senior dinilai dapat memperkaya pemikiran mengenai langkah-langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.
Bagi Pemerintah Kota Gorontalo, tantangan pembangunan sektor kesehatan tidak hanya memastikan masyarakat memperoleh akses terhadap layanan medis, tetapi juga menghadirkan pelayanan yang berkualitas dengan dukungan fasilitas memadai dan teknologi yang mengikuti perkembangan dunia kedokteran.
Dengan demikian, modernisasi RSAS diharapkan tidak berhenti pada pembenahan sarana dan prasarana, tetapi turut mendorong peningkatan kualitas pelayanan sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan yang
semakin baik.(*)