Go-Pena Baner

Saturday, 22 August, 2026

Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Gorontalo Berdayakan Kader Lewat Pelatihan Pencegahan PTM di Desa Tinelo

Responsive image
Kegiatan Pengabdian Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Gorontalo, di Desa Tinelo.

GORONTALO — Kasus Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti hipertensi dan diabetes melitus masih menjadi tantangan kesehatan yang besar di Indonesia, termasuk di Provinsi Gorontalo. Menjawab persoalan tersebut, Tim Pengabdian kepada Masyarakat (Pengabmas) Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Gorontalo mengambil langkah nyata melalui kegiatan Pelatihan Kader dalam Pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM) di Desa Tinelo, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo.

Kegiatan yang dilaksanakan pada 14 Juli 2026 di Kantor Desa Tinelo ini melibatkan 25 orang peserta kader kesehatan. Tim pengabmas diketuai oleh Mira Astri Koniyo, S.Kp., M.Kes, didampingi anggota Lisdiyanti Usman, SST., M.Kes, Nurlela Lantu, S.Kep., Ns., M.Kep., Sp.M, serta melibatkan unsur mahasiswa.

Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI), prevalensi hipertensi di Kabupaten Gorontalo tercatat tinggi, yakni berada di angka 31,4%. Kondisi serupa terlihat pada kasus diabetes melitus. Khusus di Desa Tinelo, data survei menunjukkan angka yang mengkhawatirkan dengan 156 jiwa penderita hipertensi dan 90 jiwa penderita diabetes melitus, yang tercatat sebagai jumlah tertinggi di Kecamatan Tilango.

"Kader kesehatan adalah kunci utama sekaligus garda terdepan pencegahan PTM karena kedekatan sosial mereka secara langsung dengan masyarakat," ungkap Ketua Tim Pengabmas, Mira Astri Koniyo.

Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam pencegahan serta pengelolaan PTM secara dini. Adapun rangkaian solusi yang diberikan meliputi, Edukasi Pengelolaan PTM: Memberikan pemahaman mendalam mengenai penyebab, pencegahan, dan perawatan dini hipertensi serta diabetes melitus.

Evaluasi Pengetahuan: Mengukur tingkat pemahaman kader melalui pre-test sebelum materi diberikan dan post-test setelah pelatihan selesai.

Pelatihan Simulasi Praktis: Melatih keterampilan teknis kader yang meliputi pengukuran tekanan darah dan pemeriksaan kadar glukosa darah.

Hibah Alat Kesehatan: Menyerahkan hibah 1 set alat pengecekan kadar gula darah untuk mendukung operasional layanan kesehatan di tingkat desa. 

 

Pelatihan ini membuahkan hasil yang sangat signifikan. Berdasarkan evaluasi kegiatan:

Peningkatan Pengetahuan: Nilai rata-rata pre-test peserta sebesar 54,8% melonjak drastis pada post-test menjadi 86%. 

Keterampilan Praktis: Sebanyak 88% peserta kini mampu melakukan pengukuran tekanan darah dengan baik, dan 76% peserta mahir melakukan pengecekan kadar gula darah secara mandiri. 

Dukungan Fasilitas: Penyerahan 1 set alat pengecekan kadar gula darah disambut baik oleh para kader untuk mempermudah deteksi dini di tengah masyarakat Desa Tinelo. 

Melalui kegiatan ini, diharapkan para kader kesehatan Desa Tinelo semakin siap dan siaga dalam mendeteksi serta mengontrol laju PTM, demi mewujudkan masyarakat Kabupaten Gorontalo yang lebih sehat dan produktif. (*) 


Share